UU 27 TAHUN 2014 Tentang APBN TA 2015


Pendapatan Negara adalah hak Pemerintah Pusat yang diakui sebagai penambah kekayaan bersih yang terdiri atas
Penerimaan Perpajakan, Penerimaan Negara Bukan Pajak, dan Penerimaan Hibah.

Total pendapatan negara dalam APBN 2015 ditetapkan sebesar Rp1.793,58 trilliun.

Belanja Negara adalah kewajiban Pemerintah Pusat yang diakui sebagai pengurang nilai kekayaan bersih yang terdiri atas belanja Pemerintah Pusat dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Total belanja negara dalam APBN 2015 ditetapkan sebesar Rp2.039,48 trilliun.

dengan jumlah belanja negara lebih besar dibanding pendapatan negara, maka nilai defisit APBN 2015 adalah sebesar Rp245,89 trilliun.

Adapun kinerja atau sasaran pertumbuhan yang diharapkan tercapai dari pelaksanaan APBN 2015 adalah :

a. penurunan kemiskinan menjadi sebesar 9% s.d 10% (turun 0,5% dibanding target APBN-P 2014).

b. pertumbuhan ekonomi setiap 1% dapat menyerap sekitar 250.000 tenaga kerja (lebih tinggi 50 ribu dibanding target di APBN-P 2014).

c. tingkat pengangguran terbuka menjadi sebesar 5,5% s.d 5,7%

d. penurunan Gini Ratio, peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN), dengan tetap mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi, baik eksternal maupun internal.

UU 27 TH 2014_APBN TA 2015